Sabtu, 21 Maret 2015

Fashion Week dan Edukasi Busana Muslim

Sebagai serangkaian ulang peristiwa-25, premi shopping Centre, Plaza Indonesia, Plaza Indonesia diadakan fashion Minggu musim semi/musim panas 2015. Ini memiliki durasi lima hari, dari 23 sampai 27 Maret 2015, event fashion minggu ini akan berbeda dari biasanya, seolah-olah ex Plaza Indonesia lebih memeluk mark merek internasional menjadi penyewa di Plaza Indonesia, tahun ini, ia berjanji akan partisipasi lebih dari desainer muda dari tanah air. Nama-nama seperti Kurniawan Dwi Jehoshaphat, Albert Yanuar, Yosep Sinudarsono, Markus Allerira, Bateeq dan beberapa merek lain akan menampilkan proyek terbaru dalam pekan fesyen Plaza Indonesia. Diadakan langsung ke Ria Juwita sebagai manajer Plaza Indonesia acara, konferensi pers 25 tahun di Plaza Indonesia, yang berlangsung di dunia fashion, Plaza Indonesia.

"Tahun ini akan menjadi lebih banyak kontribusi dari desainer lokal, karena Indonesia ingin merangkul fashion Plaza Indonesia," kata Ria. Beberapa desainer juga hadir pada konferensi pers, bocor sebuah rancangan koleksi akan ditampilkan di fashion week Plaza Indonesia. "Aku akan menggunakan banyak bahan yang bentuk-bentuk yang dibuat secara manual dengan tangan dan tradisional seperti tenun, tetapi ini masih menawarkan tampilan modern. Itu akan banyak koleksi cara pintas, yang memberi kesan orang yang muda dan ceria, "kata Kurniawan Dwi Jehoshaphat. Mark Bateeq dan Alleira yang konsisten dengan fungsi batik, masing-masing akan memberikan salah satu alasan untuk tidak pernah ditemukan. Bateeq akan ditampilkan salah satu tertua di Indonesia, sementara Alleira menawarkan bunga dengan batik lukisan teknis yang unik.

Memperpanjang Plaza Indonesia Fashion Week, homeland desainer ternama Sebastian Gunawan juga berpartisipasi, menyajikan koleksi terbaru 40 garis merah Sebastian dirancang khusus untuk merayakan 25 tahun Plaza Indonesia. Plaza Indonesia Fashion Week acara rutin diadakan di lima tahun terakhir yang selalu laki-laki Fahion Plaza Indonesia diadakan pada bulan Maret, selama pengenalan September kemudian bahwa Plaza Indonesia akan berfokus pada koleksi pakaian pria yang dirumuskan dalam seminggu.

Dalam lima tahun, industri Busana Muslim Indonesia tumbuh begitu cepat. Bukan hanya model, beberapa inovasi lain yang juga hadir dalam pengembangan penuh Muslim, termasuk aksesoris mode yang semakin menarik. Tanpa Namun, sebagai contoh, jika seorang Muslim harus digabungkan dengan berbagai aksesoris.

Perjanjian untuk perancang busana Muslim Irna Mutiara, dalam lima tahun, wanita Indonesia semakin bersaing untuk mengenakan pakaian Busana Muslim. Selain itu, apakah itu modis pada kenyataannya aku dapat menggabungkan dengan satu sama lain, termasuk dengan aksesoris yang memadai dan tidak berlebihan.

Mode juga dinyatakan oleh Irna sesuatu dinamis. Bahkan, dalam beberapa tahun, tren fashion di lebih disukai Indonesia adalah Muslim atau Muslim, inovasi yang dianggap sangat cepat mode.

"Nama pengguna bahwa kan memiliki rasa dari masing-masing." Desainer juga memiliki selera untuk melaksanakan ide-ide mereka. Kadang-kadang dipraktekkan di fashion show yang tahap mode, "kata Irna di sela-sela peresmian sekolah fashion Banat NU SMK di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (03/11/2015)."

Selain itu, Irna menjelaskan panggung mode sampel dalam beberapa parade dilengkapi dengan berbagai aksesoris. Mungkin, jika kelihatannya Busana Muslim itu adalah apa yang dilihat oleh masyarakat pada umumnya sebagai seorang Muslim yang seharusnya digunakan. Pada kenyataannya, masyarakat harus tahu bahwa tidak semuanya adalah tahap pakaian dapat digunakan dalam acara-acara harian.

"Akhirnya itu terjadi pada akan keluar dari tempatnya. Ini adalah benar-benar masalah pendidikan dan Sosialisasi. Pengaturan untuk mode Festival. Masyarakat dapat parsial, Apakah saputangan di kepala, menggunakan hanya, perbaikan, unik atau aksesorisnya. Silahkan gaun pilahan sehari-hari dibandingkan dengan kita, mengatakan Irna.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar